Kamis, 04 September 2014

Hebat, di Arab Ada Range Rover Menjadi Kandang Untuk Kambing

Filled under:

Heboh malam ini ada penampakan, di Arab Ada Range Rover Menjadi Kandang Untuk Kambing, Hebat banget brooo


KOMPAS.com — Rumput laut bisa menjadi unsur penting dalam upaya penurunan berat badan, kata sejumlah pakar.

Ilmuwan di Universitas Newcastle mengatakan, komponen alginat yang ditemukan dalam rumput laut bisa menekan proses pencernaan lemak di dalam usus.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food Chemistry menunjukkan bahwa salah satu tipe alginat dapat menurunkan penyerapan lemak hingga 75 persen.

Meskipun tidak dianggap sebagai makanan yang cukup lezat, pakar mengisyaratkan bahwa serat alami yang ditemukan dalam rumput laut bisa menjadi kunci keberhasilan penurunan berat badan.

Ketua penelitian, Prof Jeff Pearson, dari Institut Bioteknologi Sel dan Molekuler, Universitas Newcastle, mengatakan: "Kami mencoba menambahkan alginat pada roti, dan tes awal menunjukkan rasa yang sangat menggembirakan."

Atasi obesitas?

Sekarang langkah selanjutnya adalah melakukan uji klinis untuk mengetahui seberapa efektif alginat bila dimakan sebagai bagian dari diet yang normal.

Peneliti dalam uji coba ini menyelidiki kemampuan alginat untuk mengurangi lemak yang diurai oleh oleh enzim pencernaan, lipase pankreas.

Semakin sedikit enzim ini bekerja, penyerapan lemak akan menjadi lebih sedikit.

Sementara itu, mereka mengatakan hal ini bisa membantu melawan obesitas, ahli diet yang lain mengatakan cara terbaik untuk menghindari penyerapan lemak yang terlalu banyak adalah dengan tetap mengurangi jumlah asupan lemak tiap hari.

Obesitas menjadi ancaman yang semakin besar terutama di negara-negara berkembang, kata laporan sebuah lembaga riset di Inggris.


KOMPAS.com – Teori yang melatarbelakangi diet berdasarkan golongan darah ternyata tidak valid. Riset terbaru oleh peneliti asal Kanada menemukan, diet berdasarkan golongan darah tidak terbukti kebenarannya.

Menurut peneliti senior Ahmed El-Sohemy dari University of Toronto, penelitian yang menggunakan data dari 1.455 partisipan tidak menemukan adanya bukti pendukung teori diet golongan darah. Peneliti juga menemukan, golongan darah tidak ada hubungannya sama sekali dengan kesehatan seseorang. 

“Cara tiap individu merespon pola makan tidak ada hubungannya dengan golongan darah. Semua golongan darah mampu menjalani pola makan rendah karbohidrat atau penuh sayuran,” kata El-Sohemy.
Diet golongan darah adalah pengaturan pola makan yang mendasarkan variasi asupan seseorang pada golongan darahnya. Diet golongan darah populer setelah publikasi buku yang berjudul Eat Right for Your Type. Buku ini ditulis seorang naturopath bernama Peter D'Adamo. 
Menurut teori tersebut, tiap golongan darah melakukan proses pengolahan makanan yang berbeda. Dalam teori tersebut, individu yang menaati pola makan sesuai golongan darahnya akan terhindar dari penyakit kronis misalnya kardiovaskuler. Kesehatan orang tersebut juga akan terus meningkat. 
Buku Eat Right for Your Type telah diterjemahkan dalam 52 bahasa dan menjadi best seller . Diet tersebut juga menjadi populer pada kebanyakan remaja maupun dewasa, karena menyediakan info detail terkait pola makan sehari-hari.
Para pelaksana diet juga menguji darahnya saat berpuasa, untuk mengetahui faktor risiko kardiometabolik seperti insulin, kolesterol, dan trigliserida. Nilai tersebut menjadi dasar, seberapa besar keterkaitan antara makanan dengan golongan darah sesuai dengan daftar dalam Eat Right for Your Type.
Kendati begitu, Sohemy mengatakan, kurangnya bukti keilmuan bukan berarti diet tersebut tidak bekerja. “Riset yang mendasari diet golongan darah tidak ada buktinya. Hal ini tentu mengundang tanya, sehingga harus diuji validitasnya. Hasilnya kami percaya hipotesis diet berdasarkan golongan darah tidak terbukti,” ujar Sohemy.
Review menyeluruh terkait diet golongan darah sebetulnya sudah ada tahun lalu dan dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition. Review tersebut menyebutkan tidak ada bukti yang mendukung diet berdasarkan golongan darah dan menyarankan adanya riset yang lebih terencana untuk membuktikannya. 

0 komentar:

Posting Komentar